Baterai Cetak 3D Dapat Memotori Daya Robot Kecil

baterai cetak 3d

Kita telah melihat beberapa objek hasil cetak 3d yang sangat, tetapi tidak pernah kita melihat baterai hasil cetak 3D yang ukurannya sangat kecil.

Sekelompok peneliti AS dan Korea telah berhasil mencetak microbattery lithium-ion yang dapat ditampung di kepala pin.

Meskipun beratnya kurang dari 100 mikrogram, baterai cetak 3D tersebut dapat menyimpan banyak daya per gram seperti baterai Li-ion yang lebih besar digunakan di laptop atau kendaraan listrik. Bahkan baterai tersebut dapat memotori daya untuk robot kecil atau perangkat medis.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam Advanced Material, Jennifer Lewis dari Universitas Harvard dan rekan – rekannya menjelaskan mencetak “3D interdigitated architecture microbattery” dengan tinta lithium berbasis oksida terkonsentrasi.

“Kami tidak hanya menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa kita dapat mencetak baterai 3D, kami menunjukkan hal itu dengan cara yang paling ketat,” kata Lewis dalam sebuah rilis.

Para peneliti membuat dua interlaced, elektroda lima cabang dengan meletakkan hingga 16 lapisan partikel lithium-metal-oksida. Pasangan ini mengukur kurang dari satu milimeter per sisi.

“Kinerja elektrokimia sebanding dengan baterai komersial dalam hal biaya dan tingkat debit, siklus hidup, dan kepadatan energi. Kami hanya mampu mencapai hal ini pada skala yang lebih kecil,” kata kolaborator Shen Dillon dari University of Illinois di Urbana -Champaign.

Baterai bisa dibuat lebih besar atau dalam bentuk lain yang sesuai dengan tujuan tertentu, seperti membantu serangga robot terbang.

Lewis telah membuat antena hasil cetak 3D, sehingga tidak bisa terlalu lama sampai kita mulai melihat kawanan robot serangga dicetak.

Simak video di bawah ini menunjukkan bagaimana baterai dicetak.

<iframe width=”420″ height=”315″ src=”http://www.youtube.com/embed/olQn2iklQmw” frameborder=”0″ allowfullscreen></iframe>

Berbagi Berarti Peduli

Komentar

komentar

About author View all posts

keph