Blackberry 10 : Pro dan Kontra Dari Perspektif Pengembang

blackberry 10

Pada bulan November lalu, RIM mengadakan konferensi pengembang Blackberry Jam yang diselenggarakan bersamaan dengan Blackberry JamHack 2012 bagi para finalis Asia Pasifik. Pemenangnya mendapat hadiah $10.000 atau sekitar 90 juta rupiah. Juaranya adalah Soccer Ticker dan Hive menduduki peringkat kedua.

  • Soccer Ticker dikembangkan oleh Inspira yang berbasis di Indonesia. Aplikasi ini menawarkan para penggemar sepak bola fitur – fitur real-time seperti komentar permainan, statistik pertandingan dan platform chatting yang terintegrasi.
  • Hive diciptakan oleh sebuah startup yang bernama sama seperti aplikasinya, yaitu Hive, yang berlokasi di Melbourne, Australia. Aplikasi ini membantu perusahaan – perusahaan besar untuk mengoptimisasikan perjalanan.

Untuk bisa mengerti bagaimana rasanya mengembangkan aplikasi di platform Blackberry 10, berikut adalah hasil percakapan dengan tim Soccer Ticker dan Hive.

Kemudahan Pengembangan

Sebuah mantra yang sering diulang tentang platform BlackBerry 10 adalah kemudahan pengembangan aplikasinya.

Anggota tim Hive, Brendan Graetz ( yang adalah seorang pengembang perangkat lunak sehari – harinya) menyimpulkan BlackBerry 10 Suite sebagai alat pengembangan  yang mengesankan.  Dia menjelaskannya dalam pesan email :  “Dari sudut pandang teknis, itu adalah sebuah platform yang sangat nyaman untuk digunakan dalam pengembangan aplikasi. Sangat mudah untuk digunakan dibandingkan dengan iOS. ”

Salah satu fitur yang Graetz paling suka adalah dukungan BlackBerry 10 yang lengkap terhadap Chrome Web Inspector. BlackBerry 10 merupakan OS ponsel pertama yang dia tahu yang memiliki fitur dukungan terhadap Chrome Web Inspector. Graetz  juga mencatat bahwa: “Fitur seperti ini membuat pengalaman pengembangan aplikasi menjadi jauh lebih menyenangkan, dan membuat saya ingin mengembangkan aplikasi pertama – tama untuk BB 10 , dan port untuk Android dan kemudian untuk iOS nantinya. ”

“Kurva belajar untuk Cascades tidak terlalu curam,” kata Vincent Putera, direktur kreatif Inspira. “Library ini juga cukup lengkap, meskipun masih dalam proses pengembangan lebih lanjut.” Dia juga memuji pengalaman Cascades yang terasa “sangat alami”.

Tantangan ke Depan

Sekalipun semua pembicaraan tadi menunjukkan kemudahan dalam pengembangan dengan platform Blackberry 10, tetap saja pembelajaran platform yang sama sekali baru membutuhkan sejumlah pekerjaan. Pekerjaan – pekerjaan tersebut termasuk membiasakan diri dengan alat pengembangan yang terkait dan kerangka kerja, serta API yang unik untuk setiap sistem operasi.

“Tantangan terbesarnya adalah banyak pihak ketiga [fameworks] yang belum kompatibel dengan platform Blackberry 10. Hal ini berarti ada 2 pilihan bagi para pengembang : membuat framework sendiri atau membatasi fitur dari aplikasi yang hendak dibuat,” kata Putera.

Pada BlackBerry Jam Asia Pasifik,kami melihat banyak pengembang mobile yang masih belum berpengalaman dan yang sudah veteran. Hive, misalnya, adalah startup yang didirikan oleh trio berbakat yang masing-masing masih bekerja di perusahaan lain. Tidak seperti Inspira yang adalah pengembang mobile profesional yang memiliki pengalaman dengan beberapa platform mobile. “Secara terpisah kami telah mengembangkan aplikasi untuk Android, iOS, dan Windows 8,” kata Putera ketika ditanya tentang project lain yang sedang dikembangkan oleh perusahaannya.

Kesimpulan

Tujuan RIM dari mengupayakan tersedianya 70.000 aplikasi untuk BlackBerry 10 pada saat peluncuran adalah agar memiliki kesempatan yang baik untuk mengejar Android dan iOS. Hasil percakapan informal di atas juga menunjukkan bahwa dengan terdapat antusiasme di antara para pengembang aplikasi untuk mencoba platform Blackberry 10 itu.

Pencarian Search Engine:

Berbagi Berarti Peduli

Komentar

komentar

About author View all posts

Calvin