Google Membeli Penyedia Layanan Pemetaan Traffic Waze

waze

Google telah mengakuisisi layanan pemetaan Waze, pesaing Google Maps yang bergantung pada data pengguna untuk membangun peta yang akurat dengan laporan lalu lintas secara real-time. Baik Facebook dan Apple dilaporkan tertarik untuk membelinya, dan negosiasi dengan Google pertama kali bocor tiga minggu lalu. Google menolak menyebutkan harga pembelian, namun sebuah sumber akrab dengan kesepakatan mengatakan kepada bahwa angka $ 1,03 milyar yang dilaporkan oleh New York Times benar.

Angka tersebut mungkin terlihat sangat premium untuk sebuah perusahaan dengan hanya 28 juta pengguna, namun kesepakatan itu sebagian besar merupakan langkah defensif dari Google yang bergerak untuk mempertahankan dominasinya dalam pemetaan mobile. Tidak banyak perusahaan dengan pemetaan database sebagus Waze, kata Carolina Milanesi, seorang analis teknologi konsumen di Gartner. Waze juga akan menjadi akuisisi strategis untuk Facebook, Apple, atau Nokia, katanya. “Google tidak meninggalkannya di piring untuk dibeli Apple atau Facebook,” katanya. “Mereka ingin berada di depan dan mampu terus menjadi pemimpin dalam ruang peta.”

Waze juga menggunakan fitur crowdsourcing dimana fitur tersebut tidak banyak dimiliki oleh aplikasi pemetaan lain. Driver dapat meng-upload informasi tentang kecelakaan lalu lintas, konstruksi, harga gas, dan jalan memutar, menambahkan foto dan titik masalah lesu di peta untuk mengingatkan pengemudi lain. Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna melihat ketika teman-teman mereka mengemudi ke tujuan umum.

“Memiliki konteks adalah apa yang penting,” kata Milanesi. “Ini tidak memberi Anda arah turn-by-turn. Ini tentang mengetahui di mana Anda berada, siapa kau dengan, menambahkan lokasi dan sosial bersama-sama dan membuatnya sangat kuat dari perspektif aplikasi, tetapi juga monetizable dari perspektif iklan. Jadi itulah tepat di inti dari bisnis Google. ”

Waze telah mendapatkan perhatian untuk sementara waktu sekarang. Dilihat oleh track record Google dengan akuisisi yang sama, perusahaan akan cenderung mengambil inti dari Waze untuk ditambahkan ke Google Maps dan akhirnya menonaktifkan layanan Israel tersebut.

“Kami sangat gembira tentang prospek peningkatan Google Maps dengan beberapa fitur pembaruan lalu lintas yang disediakan oleh Waze dan meningkatkan Waze dengan kemampuan pencarian Google,” ujar Google hari ini dalam sebuah pengumuman yang menekankan komunitas pengguna yang kuat Waze dan keakuratan dan ketepatan waktu yang data. Waze mengatakan dalam sebuah pengumuman bahwa “tidak ada secara praktis” yang akan berubah di perusahaan.

Surat kabar bisnis Israel melaporkan bahwa pembicaraan dengan Facebook gagal karena Waze bersikeras ingin karyawannya yang berjumlah 110 tetap di Israel. Google memiliki satu kantor besar di Tel Aviv dan yang kedua di kota pelabuhan terdekat Haifa, yang berarti karyawan Waze bisa tinggal tepat di mana mereka berada. Hanya ada satu kemungkinan hambatan untuk kesepakatan: beberapa pengacara telah berspekulasi bahwa karena kepemimpinan Google dengan layanan pemetaan akuisisi Waze bisa memicu penyelidikan antitrust dari Departemen Kehakiman AS atau regulator di luar negeri.

Pencarian Search Engine:

Berbagi Berarti Peduli

Komentar

komentar

About author View all posts

keph