Headset Gaming Yang Meng”Overclock” Otak Penggunanya

Focus-Headset

 

Ada kategori teknologi yang masih kurang atau lebih berada di pinggir, yakni teknologi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan fisiologi sendiri, melebihi keterbatasan khas melalui perangkat yang meningkatkan biologi kita. Salah satu jenis teknologi ini disebut headset tDCS, yang merupakan singkatan dari Transcranial Direct-Current Stimulation dan dimaksudkan untuk memberikan neurostimulation melalui arus tingkat rendah dan elektroda. The Foc.us Headset menyediakan fitur tersebut, tetapi dirancang khusus untuk para gamer.

Memanggil perangkat ini sebagai headset gaming tidak sepenuhnya akurat, karena perangkat ini tidak menawarkan apapun yang membuatnya spesifik pada permainan game. Sebaliknya, mereka yang berada dibalik perangkat Foc.us memasarkannya pada gamer dengan mengatakan akan melakukan “overclock” pada otak pemain, menyebabkan sinapsis untuk menembak lebih cepat dan meningkatkan plastisitas otak. Dengan demikian, Foc.us mengatakan pengguna akan “mendapatkan keuntungan dalam game online.”

headset-focus

Teknologi yang terlibat dalam alat ini telah menjadi subyek penelitian selama bertahun-tahun. Headset ini terdiri dari baterai dan empat elektroda, yang dapat ditempatkan di berbagai lokasi oleh pengguna. Dengan menempatkan elektroda di pasang vertikal di atas alis, headset dikatakan akan merangsang korteks prefrontal dengan arus listrik yang tidak menyakitkan.

Perangkat ini menawarkan stimulasi korteks prefrontal cathodal dan anodal, dan secara default menawarkan gamer arus 1mA selama 5 menit. Waktu dapat disesuaikan hingga sesi selama 40 menit. Foc.us mengatakan produknya menawarkan “crescendo start” sehingga nyaman bagi para gamer.

Headset ini dikontrol melalui perangkat iOS, seperti iPhone atau iPad, dengan sebuah aplikasi yang tersedia untuk di-download dari App Store. Perangkat ini menggunakan Bluetooth 4.0 ketika bekerja sama dengan perangkat Apple. Sayangnya, ada kabar buruk bagi pengguna Android yakni perangkat Anda tidak akan bekerja, karena kurangnya “energi Bluetooth apis yang rendah.” karena headset Foc.us memiliki sensor sentuh untuk kontrol manual tertentu.

Pencarian Search Engine:

Berbagi Berarti Peduli

Komentar

komentar

About author View all posts

keph