Jolt, Sensor Pencegah Gegar Otak

sensor-gegar-otak

WebWib.com – – Siapa pun yang mengambil bagian dari olahraga dengan kontak fisik memiliki kemungkinan menderita gegar otak. Masalahnya adalah gegar otak mudah untuk diobati namun sulit untuk dideteksi, dan sangat bergantung pada penderita akan gejalanya. Jika mereka gagal mencermati gejala gegar otak maka hasilnya bisa menjadi cedera otak yang lebih serius. Di situlah Sensor Jolt ini akan menjadi berguna.

Seorang mahasiswa dari MIT bernama Ben Harvatine mengembangkan Sensor Jolt setelah menderita gegar otak selama latihan gulat. Dia tidak tahu dia mengalami gegar otak dan terus bergulat sampai dia merasa pusing dan dampak lebih lanjut akan membuat kerusakan pada otaknya. Ben beruntung, tetapi pemulihan dari gegar otak membutuhkan waktu jauh lebih lama yakni 3 minggu beristirahat total dan didalam pengontrolan oleh tenaga medis.

Jolt bertujuan untuk mencegah hal tersebut untuk terjadi dengan cara memantau dampak kepala yanng terbentur secara real-time. Dibutuhkan bentuk kecil dari sensor nirkabel yang dapat diisi ulang dan tahan air yang kemudian akan dilampirkan ke setiap bagian dari kepala dari peralatan olahraga yang dikenakan. Jolt akan memantau percepatan, dan jika mendeteksi gerakan bergetar yang berbahaya akan menginformasikan pemakainya bahwa mereka mungkin mengalami gegar otak. Hal ini juga dapat dihubungkan dengan aplikasi mobile, yang memungkinkan semua orang di tim untuk dipantau dari pinggir lapangan dan tindakan dapat diambil segera setelah terjadi trauma kepala yang cukup berbahaya.

sensor-kepala

Ben mengupload project ini ke Kickstarter untuk meningkatkan pendanaan untuk mewujudkannya. Dia meminta $ 60.000, yang cukup untuk menguji prototipe, mengembangkan aplikasi mobile, dan pembuatan sensor.

Berbagi Berarti Peduli

Komentar

komentar

About author View all posts

keph