Review ASUS Cube Dengan Google TV

ASUS Cube Google TV

ASUS CUBE dengan Google TV adalah Google TV terbaru yang akan keluar, dan merupakan salah satu barang elektronik yang paling dinanti- nantikan. ASUS Cube ini memiliki tampilan dan desain yang unik, user interface bagus, dan banyak sekali fitur – fitur, baik dalam hardware maupun software-nya. Harga dari ASUS Cube ini adalah $ 140. Apakah harga  itu layak ? Mari kita lihat detailnya.

The CUBE

ASUS Cube berukuran cukup besar dan bukanlah seperti MP 3 Player yang Anda bisa bawa – bawa dalam saku Anda. ASUS Cube dengan Google TV adalah sebuah kotak berbentuk kubus berukuran 125 mm (sekitar 5-inci), yang membuatnya sedikit lebih tinggi dibandingkan  Google TV lain yang pernah diluncurkan sebelumnya. Anda perlu untuk mencari tempat untuk menaruh CUBE, sebaiknya diletakkan di bagian depan di mana sensor IR tidak terhalang. Kabar baiknya adalah bahwa ASUS Cube terlihat cukup unik, dan bertekstur piano hitam sehingga seharusnya dapat tampil dengan bagus bersamaan dengan alat – alat elektronik lainnya ruang tamu Anda.

Permukaan ASUS Cube sebagian besar adalah plastik solid. Di bagian depan terdapat logo ASUS serta sensor IR yang disebutkan di atas tadi, dan juga indikator daya. Saat Cube menyala, maka indikator daya tersebut berwarna biru, dan berwarna merah ketika mati. Di sisi kanan CUBE terdapat tombol reset tersembunyi dan port USB 2.0. Di bagian belakang Anda akan menemukan semua slot untuk koneksi – port input dan output untuk HDMI , output IR Blaster, CAT 5 Ethernet jack, port USB 2.0 yang kedua ( Yang pertama terdapat di sisi kanan tadi ) serta port daya DC.

Menyambungkan ASUS Cube ke televisi Anda cukup mudah. Anda mengambil sinyal TV dari kabel atau kotak satelit ke port input untuk HDMI, dan menghubungkan output HDMI ke televisi Anda.

ASUS Cube Slots

Setelah Anda menghubungkan Cube dan menyalakannya, pastikan TV Anda diatur ke input yang tepat dan Anda akan melihat layar pengaturan Google TV. Di sini, Anda dapat mengatur ukuran layar sehingga area tampilan sesuai dengan aspek yang tepat dan dimensi layar Anda, mengatur perangkat input dan output, serta masuk ke akun Google Anda.  Setelah pengaturan itu semua selesai, saya bisa mengontrol CUBE, volume penerima, Volume TV, dan semua saluran serta fungsi multimedia kotak kabel saya langsung melalui remote Cube.

Remote Control

Semua interaksi Anda dengan Cube adalah melalui remote. Remote dilengkapi dengan dua fitur yang sangat penting – satu set kontrol sensor gerak dan mikrofon untuk input suara. Sensor kontrol gerakan dapat mengubah remote menjadi semacam game controller, seperti Nintendo Wii. Mikrofon bekerja untuk pencarian suara pada platform Google TV 3.

Remote Asus Cube memiliki 2 sisi. Di satu sisi Anda memiliki keyboard full QWERTY. Tombol berbentuk lonjong, dan mudah ditekan. Dengan keyboard QWERTY ini, Anda akan dapat untuk dengan mudah mengetikkan teks ke dalam browser atau aplikasi.  Di sisi lain, Anda memiliki fungsi remote pada umumnya. Selain itu Anda memiliki beberapa tombol khusus untuk menjalankan gfungsi – fungsi khusus di Google TV yang tidak ada pada TV umumnya. Pada bagian atasnya juga terdapat trackpad. Klik atas, bawah, kiri atau kanan untuk memindahkan kotak pilihan Anda, lalu tekan tombol yang terdapat di tengah trackpad tersebut untuk memasukkan pilihan Anda. Anda juga akan menemukan tombol khusus Netflix, tombol fungsi Android Home dan Back, kunci pencarian suara, dan tombol info yang bekerja dengan TV kabel Anda.

Remote memerlukan sedikit waktu untuk membiasakan diri, tapi tata letak direncanakan dengan baik dan hanya dalam beberapa hari Anda akan dapat menggunakan ahli dalam ruangan gelap sementara acara favorit Anda atau film diputar.

Software

The Software ASUS Cube Google TV

Hal yang sangat luar biasa adalah adalah cara ASUS telah disesuaikan dengan antarmuka Google TV. Home Screen Anda memiliki kubus tiga dimensi di tengah, menempati sekitar sepertiga dari layar. Kubus 3 dimensi itu sendiri memiliki background transparan dan letaknya overlay, sehingga Anda dapat menampilkannya ketika sedang menonton film dan tetap dapat melihat film tersebut di belakangnya. Anda dapat juga menambahkan shortcut pada payar Home Screen kita, sehingga apabila Anda memiliki channel favorit atau hal – hal tertentu yang sering Anda akses, Anda tidak perlu mencarinya kembali setiap kali Anda ingin melihatnya. Cukup 1 klik, dan Anda dapat mengakses tayangan favorit Anda.

Selain fitur – fitur di atas, ASUS Cube telah dibundel dengan beberapa aplikasi buatan ASUS sendiri. Anda memiliki front end untuk ASUS WebStorage, dengan kapasitas gratis sebesar 50GB bila Anda mendaftar melalui ASUS Cube. ASUS WebStorage adalah layanan seperti Dropbox mana Anda dapat menyimpan file untuk disimpan dan diakses di mana saja melalui browser, dan dapat terhubung di beberapa perangkat. Anda juga akan menemukan sebuah aplikasi Whiteboardyang memang dirancang sesuai dengan antarmuka Google TV. Layanan Multimedia Easy akan secara otomatis mencari dan terhubung ke server streaming pada jaringan rumah Anda.

Kesimpulan

ASUS CUBE adalah Google TV terbaik hingga saat ini. ASUS telah membuat perubahan yang dengan mengembangkan sistem dan semuanya dibundel menjadi paket yang unik dan menarik. Mereka telah melakukan pekerjaan yang sangat hebat dalam membangun perangkat lunak, dan sistem pada ASUS Cube ini adalah yang paling stabil dan baik dibandingkan dengan produsen Google TV lainnya. Dengan seluruh fitur dan kemampuan tersebut, maka $ 140 adalah harga yang sangat masuk akal.

Hal yang perlu dipertimbangkan, jika Anda seorang penggemar Android, adalah cara ASUS selalu update dengan fitur – fitur terbaru Android. Kami berasumsi bahwa Google masih memiliki hal-hal besar untuk Google TV, dan saat Google meliris update tersebut, tentunya kita mau perangkat kita dapat menerima upate tersebut dengan mudah. ASUS telah membuktikan kemampuannya dalam mengikuti perkembangan Android dan tentunya ke depannya ASUS pun akan tetap dapat mengikuti perkembangan Android dengan baik.

Jadi, jika Anda ingin sebuah Google TV, maka ASUS Cube adalah solusinya!

Pencarian Search Engine:

Berbagi Berarti Peduli

Komentar

komentar

About author View all posts

Calvin