Telingan Van Gogh Hasil 3D Bioprint Dipamerkan

telinga-bioprint-3d

WebWib.com – Meskipun hanya sedikit yang diketahui tentang mutilasi diri dari seniman Vincent Van Gogh, kita tahu bahwa ketika ia memutuskan telinganya ia menyerahkannya kepada seorang wanita muda. Lebih dari 125 tahun setelah ia pertama kali memotongnya, telinga Van Gogh sedang direproduksi dengan teknologi bioprinting 3D, dan beberapa materi genetik dari keluarga pelukis tersebut.

Lieuwe van Gogh adalah cicit dari sang pelukis legendaris dan memiliki sekitar 1/16 gen Vincent Van Gogh. Akibatnya , sel-selnya yang digunakan sebagai substrat untuk mereplika telinga Van Gogh sendiri dengan referensi dari banyak lukisan dan gambar. Rencana awal adalah menggunakan DNA Vincent sendiri namun materi genetik yang dikatakan milik Van Gogh ternyata tidak asli. Menggunakan sel-sel yang terkait dengan Van Gogh seharusnya cukup untuk menghasilkan organ yang cukup akurat. Sel-sel yang dicetak ditumbuhkan menjadi nyata, dan telinga dipamerkan di Rumah Sakit Wanita di Boston.

Pameran seni yang disebut Sugababe, akan membiarkan pengunjung benar-benar berbicara ke replika telinga Van Gogh melalui mikrofon, yang kemudian akan diproses dan dikirimkan ke telinga melalui rangsangan saraf. Tentu saja, telinga tidak bisa memahami kata-kata Anda, dan impuls saraf menimbulkan suara statis.

Ini adalah telinga yang benar-benar hidup dalam pengertian teknis, dan dapat disimpan “hidup” selama bertahun-tahun berkat larutan nutrisi yang menyediakan semua yang sel butuhkan untuk bertahan hidup. Bioprinting sedang digunakan untuk ( mencoba ) menciptakan segala sesuatu mulai dari kandung kemih sampai ke hati, tetapi mereka hanya akan digunakan untuk aplikasi dunia medis.

Pencarian Search Engine:

Berbagi Berarti Peduli

Komentar

komentar

About author View all posts

keph