Thermostat Dari Nest Mengupdate Fitur Pelacakan Matahari

learning thermostat nest

Setelah meluncurkan versi baru dari Learning Thermostat miliknya tahun lalu, Nest kembali dengan pembaruan perangkat lunak pada waktunya untuk musim panas. Versi 3.5 dari firmware Nest adalah kombinasi trik pintar dan update dari fitur inti. Salah satu perubahan yang paling menarik adalah solusi data-driven untuk masalah yang cukup mendasar: lonjakan temperatur selagi matahari melewati termostat. Untuk memperbaiki ini, Nest sekarang akan mencari fluktuasi ini dengan cahaya dan sensor panas. Setelah sehari pelacakan, maka akan diketahui kapan perubahan suhu yang sebenarnya hanya merupakan sinar matahari sementara dan thermostat tidak akan menurunkan suhu untuk kompensasi.

Untuk area yang sangat lembab, Nest sekarang juga mencakup sistem yang disebut “mold-fighting”. Selama periode kelembaban sangat tinggi, maka secara otomatis akan mengaktifkan sistem pendingin udara untuk menjaga rumah tetap kering, bukan menunggu pengguna untuk menyalakannya. Lebih umum, sekarang ada pengaturan ekstra untuk mengontrol kipas, serta tweak untuk aplikasi mobile yang akan membiarkan Nest mengirim pesan tentang perawatan yang diperlukan. Sama seperti tahun lalu, Fitur Auto-Away akan mendeteksi ketika Anda berada di jarak yang jauh dan menyesuaikan panas dan fitur ini juga telah ditingkatkan. Sedangkan update terakhir memungkinkan produk untuk bekerja segera setelah Anda meninggalkan rumah,dan lebih akurat memprediksi ketika Anda akan pulang.

Bagi siapa pun yang termostatnya terhubung ke Wi-Fi, Versi 3.5 sudah tersedia untuk anda. Seperti yang diumumkan oleh Nest, ada juga beberapa fitur yang hanya tersedia untuk orang-orang di grid kemitraan. Energi kemitraan perusahaan Nest adalah bagian besar dari strategi ke depan, tetapi dengan pembaruan ini, pengguna biasa tidak akan ditinggalkan.

Pencarian Search Engine:

Berbagi Berarti Peduli

Komentar

komentar

About author View all posts

keph